Mengapa Studi Lanjut di Luar Negeri? (2)

Jika pada posting sebelumnya saya membahas alasan – alasan yang bersifat “teknis” (akademis), kali ini saya akan membahas keuntungan – keuntungan “non teknis” saat menempuh studi lanjut di luar negeri.

Terbuka dan Toleran

Keuntungan pertama ialah studi lanjut di luar negeri akan memperkaya pandangan kita tentang kehidupan. Merasakan lingkungan dan budaya baru, menikmati “benturan – benturan” yang ada bisa membuat anda (dan keluarga) makin dewasa dalam menyikapi hidup. Kita tidak lagi merasa diri sendiri paling benar, kita mulai melihat hal – hal sederhana dari sisi pandang orang lain, pendeknya kita makin terbuka dan toleran terhadap perubahan.

IMG_0737_small

Tahan banting

Selain itu, kita akan menjadi pribadi yang lebih “tahan banting”. Saat berada di luar negeri, anda akan kehilangan supporting system (keluarga besar, teman – teman) seperti yang ada di Indonesia. Sebagai gantinya, anda harus menghadapi segala sesuatu “sendiri” (bersama dengan Tuhan), dan hal itu akan sangat mengubah karakter anda. Makin mandiri, makin kuat dan makin berserah pada Tuhan.

IMG_0741

Hidup hemat dan penuh rasa syukur

Jika anda menempuh studi di kota yang mahal, maka mau tidak mau anda akan berlatih hidup hemat (apalagi jika anda membawa keluarga, dan tidak mengambil kerja sampingan). Hal ini terlihat sepele, namun sebenarnya sangat baik untuk kita. Hidup yang “terbatas” akan menolong kita mensyukuri hal – hal yang terlihat kecil. Terlalu sering kita bersikap take it for granted, dan kurang menghargai apa yang bisa kita miliki atau beli. Studi di luar negeri (seharusnya) akan mengubah pandangan anda tentang makna uang dan bagaimana memanfaatkannya dengan baik.

Self development untuk anggota keluarga

Jika anda beroleh kesempatan untuk membawa keluarga untuk studi lanjut, hal ini sangat baik. Meski terlihat kurang ekonomis, namun saya percaya manfaatnya akan sangat besar. Hal pertama yang penting ialah anda tidak kehilangan waktu berharga untuk berkomunikasi dari hati ke hati dengan pasangan anda, dan mendidik anak anda (jika anda sudah dikaruniai anak). Untuk saya pribadi rasanya kurang bermakna jika saya meraih gelar S3 namun tidak mengajak keluarga saya mengarungi “petualangan” bersama.

IMG_0303_small

Saat berada di luar negeri, pasangan dan anak anda akan ikut merasakan budaya dan lingkungan yang berbeda. Hal ini akan menambah wawasan mereka. Kemudian kemampuan berbahasa Inggris mereka juga akan meningkat. Jika anak anda dalam usia sekolah, ia juga bisa merasakan sistem pendidikan di negara lain. Karena anak saya masih dalam usia pra-sekolah, maka yang kami lakukan ialah mengikutkan dia di kelas gratis “Baby Love Books” yang diadakan di library setiap Minggu. Buku anak – anak dan berbagai mainan juga dapat dipinjam di library. Selain itu, hal sederhana yang kami lakukan ialah sering mengajak anak kami ke playground (yang tersebar di berbagai tempat di Sydney) untuk bermain dan membiasakan bersosialisasi dengan anak – anak yang lain.

IMG_0477_small

Kesempatan mengunjungi  tempat – tempat yang indah

Tentunya saat kita berada di luar negeri, kita bisa mengunjungi tempat – tempat indah yang tidak bisa kita temui di Indonesia. Kesempatan berwisata ini tentu bukanlah tujuan utama, namun merupakan bonus (dan bagian dari fase relaksasi) saat anda studi di luar negeri.

IMG_0627_small

***

Mungkin masih banyak keuntungan lain yang belum terpikir oleh saya saat ini. Secara pribadi saya meyakini ini ialah bentuk “investasi” untuk diri saya sendiri, istri dan anak saya. Bukan investasi secara materi mungkin, namun investasi dalam hal kompetensi, sikap dan karakter.

Semoga bermanfaat!

Advertisements

2 thoughts on “Mengapa Studi Lanjut di Luar Negeri? (2)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s