Category Archives: Belajar

How does a Ph.D. student learn?

Tanpa terasa, tahun ini ialah tahun ke 3 saya menempuh studi Ph.D. di UNSW, Australia. Saya ingin berbagi hal – hal unik tentang natur studi Ph.D. yang tidak pernah saya pikirkan sebelum menjalaninya.

phd-learn

Break out of the undergraduate mentality

Nasehat yang baik ini dikemukakan Jason Hong (CMU) [1]. Jika mahasiswa undergraduate hanya perlu mempelajari materi yang telah disampaikan dosen di kelas, maka mahasiswa Ph.D. harus mempelajari materi yang jauh lebih luas, bahkan yang tidak pernah disentuh pembimbingnya. Jika mahasiswa undergraduate  mendapat tugas mingguan dan mengikuti ujian di akhir semester, maka mahasiswa Ph.D. hanya akan melakukan defense dan atau submit the thesis setelah 3 – 4 tahun masa studinya.

Intinya, mahasiswa undergraduate dibimbing dengan detail oleh dosen untuk memahami materi dalam jangka pendek, sedang mahasiswa Ph.D. hanya mendapat arahan umum dan harus melakukan riset jangka panjang yang menghasilkan kontribusi original pada ilmu pengetahuan.

Perbedaan ini kadang membuat mahasiswa Ph.D. merasa “diabaikan” pembimbingnya, “tersesat” di hutan belantara bidang ilmu tertentu, dan tidak tahu kemana arah penelitian yang dilakukan. Untuk itu mahasiswa Ph.D. perlu beradaptasi dan keluar dari mentalitas mahasiswa undergraduate. Continue reading

Apa untungnya menjadi mahasiswa?

Pertanyaan tersebut muncul saat saya mendapat kesempatan studi lanjut kembali (oleh Tuhan dan pemerintah Indonesia) di usia yang tidak muda lagi :). Berikut beberapa pemikiran sederhana saya.

Menjadi mahasiswa (atau pembelajar dalam tahap manapun) memiliki keuntungan besar : kebebasan.

Happy group of students

Mengapa bebas? Saat anda menjadi mahasiswa, anda diberi kebebasan untuk mengelola hidup anda sendiri. Menjadi mahasiswa sebuah PT tentunya sangat berbeda dengan menjadi siswa SMA. Terlebih untuk anda yang tinggal jauh dari orang tua, anda memiliki kebebasan (dan tanggung jawab) untuk mengelola uang, waktu, … hidup anda sendiri. Kebebasan ini agak “menakutkan”, namun jika berhasil dilewati akan memberi pendewasaan yang luar biasa untuk anda.

Hal lain yang sangat berharga ialah anda bebas belajar hal – hal yang anda sukai. Karena itu penting untuk menemukan minat anda sebelum kuliah. Jika anda benar – benar menyukai bidang studi anda, menjadi mahasiswa bisa sangat nikmat. Tiap hari akan menjadi pencarian “harta karun” ilmu pengetahuan yang menyenangkan. Mengetahui hal – hal baru yang anda sendiri tidak bisa bayangkan sebelumnya. Kebebasan ini mungkin akan berhenti saat anda bekerja, karena bisa jadi anda akan mendapat tugas lain dari pimpinan (misalnya tugas – tugas administratif yang hampir selalu ada dalam setiap jenis pekerjaan). Continue reading

Mengajar mahasiswa untuk menjadi “pembelajar seumur hidup”

Sebagai dosen di kampus, tantangan besar yang harus dihadapi ialah bagaimana menolong mahasiswa untuk menjadi “pembelajar seumur hidup“.

Apa artinya?

Sangat mungkin bagi dosen dan mahasiswa di Indonesia untuk kembali mengulang pola pendidikan yang telah didapat sebelumnya. Sudah menjadi rahasia umum kalau anak – anak Indonesia lebih cakap menghafal ataupun menggunakan rumus untuk mengerjakan soal. Namun mereka (bahkan pengajar seperti saya) kurang cakap dalam menganalisa maupun memahami alasan di balik penggunaan rumus.

Pada akhirnya, mahasiswa (atau sebelumnya siswa) hanya menjadi pengulang yang tidak kreatif dan inovatif dalam memcahkan masalah. Apalagi jika dihadapkan pada permasalahan baru yang belum ada sebelumnya. Dengan kata lain, mahasiswa hanya menjadi pembelajar dalam masa kuliah dan karena diminta oleh dosen (selain orang tua dan pacar 🙂 ).

Continue reading

Arti sebuah kesempatan (buat kamu – kamu yang bosan kuliah)

Apakah Anda pernah merasa bosan kuliah? Malas, jenuh dan merasa benci setengah mati mengikuti perkuliahan di kampus?

Jika iya, coba pikirkan lagi.

Pernahkah memikirkan apa yang membedakan kita (yang dapat mengenyam pendidikan di Perguruan Tinggi) dengan orang lain? Saya sering kali mengamati banyak orang mulai yang muda sampai lanjut usia harus bekerja keras membanting tulang untuk memperoleh sesuap nasi. Mereka yang menarik becak, menambal ban, berjualan asongan, dan beribu pekerjaan kasar lainnya. Apa yang membuat saudara sebangsa kita ini harus mengalami kesulitan sedemikian?

Saya yakin salah satu jawabannya ialah karena mereka tidak memiliki pendidikan memadai untuk memperoleh pekerjaan yang lebih layak.

Menurut Bambang Widianto (staf ahli Menneg PPN bidang SDM dan Kemiskinan) hanya 2.7% rakyat Indonesia yang berhasil lulus S1. “Jadi kalau Anda lulus S1, itu elit sekali,” begitu tutur beliau. Melihat statistik yang sedemikian, berarti Anda, mahasiswa, lebih beruntung dibanding 97.3% rakyat Indonesia lain yang tidak punya kesempatan untuk kuliah. Continue reading

Manfaat blog untuk pembelajaran semua orang

Anda tahu blog? BLOG alias weBLOG (catatan di web) sudah sangat populer di dunia maya sebagai media bagi setiap orang untuk menuliskan sesuatu di internet dengan sangat mudah. Dan seterusnya (anda pasti sudah jauh lebih tahu 🙂 )..

typing

Jadi apa hubungan blog dengan pembelajaran? Bukankah blog hanya media curhat saja? Memindahkan buku harian ke web? Menurut saya bukan hanya itu.

Saya pribadi sering mendorong teman – teman atau mahasiswa saya untuk memulai nge-blog karena beberapa alasan berikut :

1. Merekam “perjalanan intelektual”

Mena Trott, pendiri situs MovableType.com – salah seorang yang mempopulerkan blog di dunia maya, mengatakan bahwa blog sangat bermanfaat untuk menjadi “catatan harian” dalam perjalanan hidup kita. Sedih, senang, semua perasaan bisa kita tuliskan dengan bebas di blog.

Continue reading

Meaningful Learning – belajar dari Larry Page & Sergey Brin

larry-page-sergey-brin-hedcutPengantar : posting ini berbicara tentang bagaimana menemukan “makna” (meaning) dalam belajar, sekaligus belajar dari Larry Page & Sergey Brin (foto di sebelah kanan). Take a sit and enjoy!

Dalam proses belajar saya, kadang – kadang saya merasa jenuh, tidak bersemangat dan tidak tertarik lagi dengan bidang – bidang yang biasanya sangat menarik perhatian saya. Saya kehilangan kepuasan dalam belajar, tidak menemukan kenikmatan dalam melalui prosesnya.

Mengapa?

Saya kehilangan makna

Saat saya tidak menyadari untuk apa saya belajar (atau mengerjakan apapun), maka semangat, gairah dan antusiasme saya langsung terjun bebas.. Jadi, makna seperti apa yang saya (atau mungkin Anda) cari dan ingin temukan?

tefl

Diakui atau tidak, (menurut saya) manusia terlahir dengan keinginan untuk menjadi bermakna dan memiliki arti penting bagi orang lain (kalau bisa bagi dunia :).. ). Jadi makna di sini berkenaan dengan sesuatu yang lebih besar (atau lebih kekal) dari diri kita sendiri. Continue reading

Rahasia Sukses Belajar di Kampus

“Apa bedanya kuliah di kampus dan sekolah di SMA?”, demikian tanya saya pada mahasiswa baru jurusan kami di Camp Mahasiswa Baru beberapa hari yang lalu.

“Jam kuliahnya Pak! Banyak yang bolong – bolong”, “Dosennya mengajar sedikit saja, tidak detail. Lain dengan guru yang menjelaskan semuanya.” Demikian jawab beberapa mahasiswa saya.

Hmm.. Saya teringat saat – saat awal saya kuliah, pikiran saya persis sama dengan mereka. Banyak banget perbedaannya!
Dan saya hampir – hampir tidak punya sumber untuk bertanya (atau mungkin saat itu saya malas bertanya 🙂 ).

camp-maba

Setelah merenung dan membandingkan saat – saat saya masih sekolah, kuliah (S1 dan S2), serta pengalaman menjadi dosen, saya menyimpulkan paling tidak ada 6 hal yang menjadi “rahasia” supaya saya (atau siapapun) bisa sukses di kampus. Continue reading